pusing

Standar

kepala tiba-tiba pusing,hadeuuuh,,malam ini mau ngelembur ngerjain 2 revisian sekaligus biar cepet seminar proposal penelitian (Amiiiin). Rencananya sih setelah tgl 20 februari bakalan seminar,duh mudah-mudahan di lancarin,Amiiiin…
pokoknya februari harus indah and iam trying to make my february becomes beautiful month 🙂

bingung…mungkin bukan judul yang tepat untuk cerita dibawah ini :P

Standar

malam ini ngerasa sedih banget,hmmm mungkin cara “menghilang” ini akan jauh membuat lebih baik,whatever mau di bilang autis atau apa pun yang penting tetep jalan demi pertahanan diri,,huufft yang penting Allah sama zen terus ya Ya Allah,enggak mau jauh-jauh sama Allah soalnya zen gak punya kekuatan lagi kalo enggak sama Allah… Allah dekap zen yah,udah bingung harus gimana lagi,Ridhai zen ya Ya Allah supaya bisa terus fokus kuliah demi ibu dan bapak. Meskipun ada orang yang berkhianat sama zen,ikhlaskan hati ini ya Ya Allah,,
kuat kan hati ini Ya Allah,mudah-mudahan zen bisa menghadapi ini semua 🙂

Pagi ini ….

Standar

Alhamdulillah,Alhamdulillah, Alhamdulillah syukur ku atas semua yang telah Engkau berikan kepadaku ya Rabb. Di pagi hari ini yang penuh dengan kedamaian Engkau masih memberikan nikmatnya bermunajat kepada-Mu, nikmat iman dan islam yang tiada bandingnya… Keluarga yang utuh yang selalu mendukung ku, teman-teman yang ceria dan menyenangkan, tempat yang indah di sudut jogjakarta… Terimakasih ya Allah sungguh nikmat-Mu tak akan sanggup aku hitung…..

Untuk keluarga yang selalu mendukungku,aku sangat senang berada ditengah-tengah keluarga sederhana dan kompak,untuk bapak yang selalu bekerja keras,ibu yang selalu menyiapkan semua keperluan anak-anaknya,kakak saya diah chita yang selalu menjadi inspirasi agar tetap kuat menghadapi setiap cobaan,ke 2 adikku silvi dan renaissance kalian adalah adik2 yang aku sayangi. Saat berada di rumah hal yang tak bisa tergantikan adalah kebersamaan bersama kalian 🙂

Terimakasih ya Allah untuk semua yang telah Engkau berikan, semoga Engkau senantiasa melindungi keluarga dan orang-orang disekelilingku,Allahumma amiiin…

Sampingan

Setelah kejadian itu rasanya hati ini nelangsa tiada tara,semua kekuatan dan usaha sudah kumaksimalkan…. hmmmm namun semuanya hancur begitu saja. Sedih. Namun kuyakin ini adalah jawaban dari setiap doa-doa yang kupanjatkan kepada-Nya…..
akhirnya yang di khawatirkan terjadi juga,,anggap saja ini batu sandungan yang harus dilalui untuk menuju kebahagiaan 🙂

Aku merasa betapa pengecutnya diriku ini yang tidak cukup berani menghadapi kenyataan di depan bahkan untuk melihatnya saja aku tak mampu….tunggulah sampai aku membenahi diriku dan mendapati kekuatanku kembali…..

So Much I have to say…..but you are so far away…I hate this part but I have to faces it…

So much I have to say …..

Tentang belajar …

Standar

Aku belajar bagaimana bertahan karenanya aku masih mampu menjalaninya hingga detik ini..
Aku belajar bagaimana memahami hingga aku menjadi diam karenanya
Aku belajar apa itu ketulusan bagiku memberi tak harap menerima
Aku belajar tentang sebuah keikhlasan,bukankah sebuah keikhlasan berawal dari hati??
Bagiku hidup adalah belajar. Ya. Belajar. Meski tertatih-tatih dan tak jarang pula air mata ini mengalir karenanya namun aku yakin semuanya adalah pembelajaran diri untuk menjadi manusia yang berkualitas di hadapan-Nya….

Terimakasih..

Standar

Terimaksiiih aku ucapkan kepada mba Jupi dan pak Tio yang sudah memberikan testimoni setelah blog ini rilis. Semangat dan Dorongan yang diberikan untuk tetap belajar menulis membuat aku semakin terpacu untuk menulis. Oya,untuk temanku Whisnu yang telah tercatat sebagai penulis FLP Yogyakarta terimakasih yaak telah meminjamkan buku-buku bacaannya serta yang membuatku terharu dia meminjamkan pula tulisan hasil karya teman-temannya,hiks terimakasih yaaak. Untuk orang terkasih Rizki Ramadhan hehehe terimakasih semangka-semangka nya 🙂 ……